Senin, 01 Oktober 2012

On Senin, Oktober 01, 2012 by KPP UIN SGD in , ,
5 tahun sudah perjalanan protokol pramuka Sunan Gunung Djati Bandung, di tengah pramuka krisis image pada waktu itu Pramuka UIN Sunan Gungung djati bandung dibawah satuan Ambalan dan Racana Sunan Gunung Djati - Pakungwati Gudep Kota bandung 23001 - 23002 menghadirkan Kelompok Kerja Baru yg bernama Protokol.

Kelompok kerja yg diprakarsai H. Moch. Amar Khana berhasil menciptakan kader-kader pramuka yang handal di bidang MC, Lobying, design, layouter dll. Protokol mencoba membalik pribahasa "tidak ada rotan akarpun jadi" menjadi "tidak ada tenda hotelpun jadi", walaupun sempat menimbulkan bahwa protokol itu kelompok kerja eksklusif kini semua bisa mengerti bahwa sesungguhnya keeksklusifan di protokol itu dipandang perlu demi menjalankan tugas yg sesungguhnya bagi seorang protokoler yaitu sebagai unsur pelayanan pimpinan.

Selama lima tahun protokol hadir dengan "ide-ide gilanya" dan pada akhirnya kader-kader protokol tidak hanya diakui oleh pramuka saja, civitas akademika UIN SGD pun melirik protokol dan menempatkan protokol di event akbar mereka.

Tidakak hanya itu asuhan bunda Dr.Hj.Yeti, M.Pd kini mewakili UIN SGD di KPMI Korps Protokol Mahasiswa Indonesia yang mana hal ini bisa dijadikan sebagai ajang eksistensi Pramuka dan UIN SGD di bidang protokoler.

5 tahun sudah dilalui, komandan dan anggota dan jampun sudah berganti, dimulai pasukan yg dikomdani H.Moch. Amar Khana, Tabah Nurohman, Aryadi dan sekarang Abudiman.

Tentunya kehadiran protokol tidak akan sampai pada usia 5 tahun jita tanpa partisifasi berbagai pihak yg tak bisa kami sebutkan satu persatu, dan di forum ini kami mengajak, bapak/ibu kaka/adik saudara sekalian untuk bergabung meyumbangkan fikiran dan ide demi kemajuan Ilmu Protokol, gerakan Pramuka dan Khususnya Korps Protokol Pramuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Ramdhan Shalih