Minggu, 13 Oktober 2013

On Minggu, Oktober 13, 2013 by KPP UIN SGD in ,
Mungkin sobat akrab dengan sebutan Pramuka, yaa Praja Muda Karana. Sobat telah akrab dengan tepuk pramuka, permainan pramuka, seragam pramuka, dsb. Pramuka sudah ada sejak tahun 1961. Dengan disahkannya keputusan Presiden No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka menjadikan pramuka satu-satunya kepanduan yang ada di Indonesia. Selain itu, Pramuka terbaru nih sudah punya payung hukum yang lebih tinggi yaitu Undang-Undang Republik Indonesia No. 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Aturan-aturan yang diterapkan di Pramuka sudah tentu jelasnya karena diracik sedemikian untuk pembentukan dan pengembangan karakter manusia. Ingat, aturan tersebut yang resmi berdasarkan kepada Keputusan Presiden, Keputusan tingkat Kwartir, Petunjuk Penyelenggaraan, Keputusan Bersama antar instansi pemerintah. Oleh karena itu tidak heran kalau anggota pramuka itu terkesan memiliki ciri khas tersendiri dalam kehidupannya. Seiiring perkembangan zaman, kegiatan kepramukaan pun terjadi inovasi-inovasi kemandirian yang tidak terlepas dari etika. Pramuka di tahun 2006 hingga sekarang tercetus program REVITALISASIGerakan Pramuka yang menjadi solusi handal masalah-masalah kaum muda. “Jadikan gerakan Pramuka sebagai solusi atas sebagian masalah yang dihadapi oleh para pelajar, sekolah, masyarakat, dan lingkungan”, kata Presiden SBY saat memberikan amanat HUT Gerakan Pramuka ke-51 di Cibubur, Jakarta-3 September 2012. Selain itu pula Presiden mengajak untuk seluruh warga Indonesia menjadikan gerakan Pramuka sebagai media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anak-anak kita dalam mencapai cita-cita dan keberhasilan di masa depan. Oleh karena itu, gerakan Pramuka menjadi gerbang untuk pengembangan potensi, minat, dan bakat tak terkecuali kita sebagai Mahasiswa. TERUS? BAGAIMANA DENGAN KEGIATAN KEPRAMUKAAN DI PERGURUAN TINGGI? Kegiatan kepramukaan di Perguruan Tinggi atas dasar keputusan bersama DIKTI dengan Kwarnas, khusus untuk Perguruan Tinggi Islam atas dasar keputusan bersama Menteri Agama dengan Kwarnas. Kegiatan kepramukaan dianggap perlu karena usia Mahasiswa yang notabene Penegak dan Pandega bahkan Anggota Dewasa yang termasuk dalam usia golongan di Pramuka. Bahkan yang paling realistis di beberapa Perguruan Tinggi kegiatan kepramukaan atau orientasi kepramukaan dijadikan sebagai mata kuliah, misalnya UIN Jakarta, UNNES, UNPAS, dan beberapa IAIN di seluruh Indonesia. Tak ketinggalan pula dengan UIN SGD Bandung yang telah menyelenggarakan kegiatan kepramukaan sejak 22 Juli 1979. Selain itu, kegiatan kepramukaan di UIN SGD Bandung merupakan percontohan dari perguruan tinggi yang ada di Indonesia.Pramuka Perguruan Tinggi berbeda dengan Pramuka SMA/MA/SMK karena kualitas pemikiran dan segi pembinaannya rentan terhadap kritis kegiatan – kegiatan yang mengandung unsur pendidikan yang lebih tinggi serta menuju kedewasaan. Kegiatan yang kekinian yang ada di Pramuka Perguruan tinggi yaitu Perkemahan Wirakarya Nasional, Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Agama Islam, Perkemahan Bakti, LATGABNAS Perti se-Indonesia, Sarasehan kajian hukum yang ada di gerakan Pramuka, IPTEK dalam Pramuka,dsb. Kegiatan partisipasi yang telah dan akan diikuti oleh pramuka UIN SGD Bandung yaitu LATGABNAS Perti se-Indonesia di Universitas Brawijaya (16-22 September 2012), HUT Pramuka se-Jawa Barat di Gasibu (25 September 2012). Kegiatan setelah Pengenalan Kepramukaan yaitu PMT-P2L bagi yang ingin gabung di Gerakan Pramuka UIN SGD Bandung terbuka untuk seluruh mahasiswa UIN Bandung. Oleh karena itu, gerakan Pramuka bukan hanya untuk para calon pendidik/guru saja tapi berguna untuk seluruh mahasiswa Fakultas se-UIN Bandung dengan daya dukung softskill.^_^ Oiya, bagi yang ingin kerjasama kegiatan kemahasiswaan (MC,seminar,pelantikan, pelepasan wisuda, dsb.) hubungi Protokol kami; mau outbound? hubungi SAR kami; mau kesenian? hubungi LISKA kami; selain itu pula ada Kewirausahaan, Pers dan Komunikasi, dan Kader Binaan._ *_Muhamad Imam Ramdhan_*